Ketika berbicara Demokrasi, tentu
tidak lepas dari pandangan-pandangan positif dan negatif. Banyak alasan yang
dipaparkan dalm memperdebatkan persolan yang kadang subtansinya tidak jelas dan
tiak pantas untuk diperdebatkan. Dimasa ke-Presidenan Sukarno yang mana Sukarno
merupakan Presiden Pertama Indonesia, Indonesia menjadi negara yang bersistem
Demokrasi Terpimpin. Telah terlewati masa tersebut dimana tidak dapat
memperbaiki Indonesia dlam waktu yang berkepanjangan. Begitu juga dengan
Demokrasi Pancasila yang terbentuk pada era Orde Baru saat Indonesia dipimpin
oleh Presiden Soharto , tak juga mampu membuat Indonesia menjadi lebih baik
bahkan yang terjadi adalah sebaliknya.
Kini Indonesia telah memperbaikki
dengan mereformasi Indonesia menjadi Negara yang menganut Pada Demokrasi
parlementer atau Liberal dimana DPR beserta Legislatif lainnya juga memiliki hak lebih. Lantas apa yang
menjadi Istimewa dalam Demokrasi saat ini daripada demokrasi sebelumnya?
1. Demokrasi
Hari ini memberikan kebebasan berpolitik kepada seluruh Masyarakat Indonesia.
Kebebasan berpolitik yang sangat-sangat bebas hari ini belum pernah dirasakan
oleh masyarakat Indondesia sebelumnya dan hal ini mnejadi nilai yang amat
Istimewa.
2. Demokrasi
Indonesia pada hari ini telah menutup ruang untuk para militer secara aturan
untuk berpolitik, dan kaum militer yang dapat berpolitik pada hari ini hanyalah
pensiunnan atau tidak lagi menyandangkan seragam milter dan hal ini tidak
pernah terjadi sebelum-sebelumnya.
3. Demokrasi
hari ini telah sangat memberikan ruang kepada seluruh masyarakat Indonesia
untuk berpolitik bahkan membuat Partai dengan aturan yang ada dan dengan
ketentuan yang tidak membatasi jumlah partai sehingga tidak pula membatasi
ruang gerak masyarakat Indonesia dalam berpolitik.
4. Demokrasi
Parlementer hari inipun telah angat memberi ruang kepada Pers untuk melakukan
tugasnya. Dahulu, Pers menjadi amat terkungkung dan tak mampu bergerak. Kini
kebebasan Pers telah tercipta dimana Demokrasi memberikan ruang kepadanga untuk
mengabdi. Dapat dibayangkan bila Pers masih diatur denga kertentuan atas
keberpihakan pada pemerintah semata atau kelompok-kolompok tertentu, maka
publik tidak akan mengetahui kinerja Dewannya secara utuh. Dengan kebebasan
Pers yang ada maka ruang untuk tinjauan telah semakin lebih, terlihat dari
kinerja Pers membuktikan kinerja Dewan-dewannya seperti yang terjadi beberap
waktu lalu bahwa ada Dewan yang tidak melakukan tugasnya baik yang tiduran saat
sidang ataupun menonnton film porno saat sidang.
5. Demokrasi
Indonesia hari ini telah memberikan Ruang Distribusi Kader-kader bangsa dalam
peralihan kekuasaan. Tidak ada lagi sistem kekuasaan berkepanjanngan dalam
memimpin atau menjabat menjadi pemimpin bangsa hari ini.
6. Yang
paling sangat penting adalah, Demokrasi Indonesia hari ini telah memberi ruang
kepada daerah untuk mengambil keputusan-keputusan yang berpihak pada daerah
juga.
Beberpa poin penting di atas telah memaprakan bahwa Domokrasi Indonesia
pantas dianggap berjasa. Domokrasi hari ini haruslah dilihat dari segi
Prosedural, tidak subtansialnya sehingga dapat dipersepektifkan bahwa Indonesia
memang berhasil menuju Demokrasi. Berbagai persoalan yang muncul seprti kasus
perekonomian adalah bagian yang subtansial dan tidak dapat disatukan dalm tatana
Prosedural.
Meniti pada pandangan Islam, sebagian berpendapat bahwa Islam tidak
menyepakati Demokrasi. Dapat dilihat bahwa perjalanana Khalifah dalam
memilih/mengantikan tombak kepemimpinan tidak di atur secara spesifik sehingga
dapat pula di simpulkan bahwa Islam tidak menagtur tatacara pemilihan yang
bersatu sistem. Kedekatan Usman bersama nabi ternyata membuahkan kepemimpinan
kepada Abu bakar dan Nabi pun tidak melakukan Masyawarah dalam Pemilihannya.
Meski pun dimasa Nabi terjadi hal demikian, tentunya tidak dapat sistem
tersebut berlanjut dengan posisi Abu bakar yang bukanlah Nabi sehingga tidak
ada pula sistem yang tepat kecuali menganjurkan keberpihakan kepada Rakyat yang
juga bagian dari demokrasi. Bukankah demikian?
Maka, sepantasnya Nilai Islam lah yang mesti ditanamkan didalam demokrasi
Indonesia dan Indonesia tidaklah tepat jika harus mengikuti Demokrasi seperti
Eropa atau Amerika. Indonesia mestilah melaksanakan Demokrasinya sesuai dengan
Kondisi Indonesia yang juga bermayoritaskan Islam.
Nama: Ichsan S.Sn asal NAD
Alamat Payakumbuh
Staf Pengajar - SMP IT Insan Cendikia Boarding School
Mantan Ketua Umum HMI Padangpanjang 2009-2010
Mantan Pengurus PB HMI 2010-2012
by: "Rahmat"
